Tetap Semangat Meski Saraf Terancam Lumpuh - Samarinda Pos

Home

Posted by : Unknown Friday, November 17, 2017

PROKAL.CO, Di usia yang masih dini, Riska Devi harus menghadapi kenyataan pahit. Bocah usia 6 tahun asal Anggana, Kukar ini divonis menderita tumor batang otak. Sebuah penyakit yang membuat mata, telinga dan system saraf otot gadis mungil ini tak berfungsi dengan baik.

MARPILUS JAMES WOLSEN, SAMARINDA

Di balik wajah manisnya, Riska hanya terbaring lesu di ranjang RSUD AW Sjahranie. Ia tidak mau jauh-jauh dari dua boneka beruang kesayangannya.  
Ya, dua benda itulah yang mampu sedikit menghapus kejenuhan Riska selama menjalani masa pengobatan. Apalagi tumor batang otak yang diderita membuat ruang gerak Riska jadi terbatas. Penyakit langka ini membuat putri pasangan M Zakaria (40) dan Irmawati (39) hanya bisa beraktivitas di atas ranjang sepanjang hari. Tumor telah membuat kemampuan melihat dan mendengar Riska menjadi menurun. Bahkan merambat hingga ke saraf otot di sekujur tubuhnya.
“Pandangannya gelap dan pendengaran menurun. Dia (Riska, Red) juga sering merasa nyeri jika tubuhnya digerakkan,” kata Irmawati kepada Sapos, Rabu (15/11) kemarin.
Keluar-masuk rumah sakit sudah dijalani Riska selama kurun waktu tiga tahun terakhir. Berbagai metode pengobatan pun telah dilaluinya. Tapi dalam beberapa bulan terakhir kondisi Riska terus saja menurun. Menurut Irmawati, tumor yang bersarang di antara dua pembuluh darah otak membuat putri tunggalnya itu lumpuh sejak 2016 lalu.
“Penyakit tersebut sudah menyerang sejak tahun 2014. Dan saat ini keadaan Riska hanya bisa terbaring serta melakukan aktivitas sambil berbaring di ranjang,” kata Irmawati di ruang Melati kelas 3, RSUD AWS.
Walaupun sudah melalui kemoterapi dan tansfusi darah sebanyak 12 kali, kondisi Riska terus saja melemah. Satu-satunya harapan yang bisa dilakukan saat ini adalah operasi pengangkatan tumor di kepala. Keputusan berisiko itu dengan terpaksa harus diterima Irmawati dan suami demi menyelamatkan masa depan putri kesayangannya.
Namun permasalahan yang harus dihadapi keluarga kecil ini semakin rumit ketika dihadapkan dengan biaya pengobatan yang mahal. Zakaria yang bekerja sebagai petani bahkan kesulitan untuk mencukupi kehidupan sehari-hari di rumah sakit.
Irmawati mengaku sebelumnya menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk meringankan biaya pengobatan Riska selama di Puskesmas. Namun ketika mulai dirawat di rumah sakit, kartu tersebut sudah tidak aktif.
“Sebelumnya pernah digunakan di Puskesmas selama sebulan, namun kini tidak dapat digunakan,” keluh Riska.
Harapan Riska untuk sembuh kembali muncul ketika kedua orangtuanya disarankan untuk mengadu ke dinas sosial. Dari tempat itu mereka diarahkan untuk beralih ke BPJS Kesehatan dengan kepesertaan kategori mandiri.
“Untuk saat ini, kebutuhan selama Riska masuk Rumah Sakit, menggunakan biaya pribadi dan BPJS,” kata Irmawati.
Kisah perjuangan Riska melawan tumor batang otak rupanya didengar oleh sejumlah aktivis dan pengurus organisasi masyarakat. Beberapa di antaranya mulai menggelar penggalangan dana untuk mengurangi beban hidup keluarga Riska selama menjalani masa pengobatan.
ADA HARAPAN UNTUK SEMBUH
Tumor batang otak dapat muncul tanpa memandang usia, apalagi status sosial. Mantan pembawa acara ternama era 90-an Gugun Gondrong pernah menderita penyakit langka ini pada 2008 silam. Sembilan tahun menjalani pengobatan, kini pemilik nama lengkap Muhammad Gunawan Hendromartono ini dapat kembali beraktivitas normal. Ya, Gugun kini terbebas dari kelumpuhan yang menderanya nyaris selama satu dekade.
Sakit yang diderita berawal ketika Gugun tiba-tiba Gugun jatuh tak sadarkan diri. Dokter kemudian mendiagnosis dia mengidap penyakit tumor otak. Bahkan, setelah melalui beberapa pemeriksaan, Gugun diduga juga mengidap penyakit paru-paru. Hasil pemeriksaan dokter saraf dan ahli bedah saraf, serta foto rontgen, diketahui bahwa di otak bagian kiri depan cowok gondrong itu terdapat pengumpulan cairan hingga menekan batang otak. Itu mengakibatkan terganggunya fungsi organ lain.
Setelah dinyatakan sembuh, Gugun tidak serta merta kembali ke dunia hiburan yang telah membesarkannya. Tapi sempat beberapa kali muncul ke permukaan beberapa waktu terakhir. Gugun sempat muncul ke permukaan ketika menjenguk mendiang Julia Perez. Kunjungan itu diabadikan dalam sebuah foto di media sosial. Gugun tampak sehat walau penampilannya sudah tidak gondrong lagi. (*/beb)



http://ift.tt/2hEbxIh

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Julia Perez - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -